Kakek Bodo Yang Tidak Bodoh

Hari minggu ini aku berniat berlibur ke Kakek Bodo, tapi ternyata bangun kesiangan (Pkl.12:00). Sebab semalaman asyik online. Karena kupikir jaraknya dekat, aku tetap berangkat. Semoga Porong tidak macet.

Wana Wisata Kakek Bodo terletak di desa Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Dari Surabaya aku tempuh dengan sepeda motor cuma 1,5 jam, kebetulan Porong tidak macet hari ini. Dengan kendaraan umum Wana Wisata Kakek Bodo bisa ditempuh. Dari terminal Pandaan naik colt diesel menuju Kakek Bodo dan turun persis di depan tempat wisata tersebut. Hanya perlu jalan kaki sekitar 100 meter ke pintu masuk, tetapi jalan yang ditempuh menanjak dengan kemiringan 45 derajad.

Setelah memarkir sepeda motor dengan tarif Rp. 4.000,- aku langsung menuju Pintu-2 (Di Kakek Bodo ada dua pintu masuk yang cukup berjauhan). Karcis masuk sekarang harganya Rp. 6.000,-

Dari pintu masuk ini, kita sudah bisa melihat pemandangan yang indah. Di bawah tebing, kita bisa melihat kolam renang yang jernih (Untuk masuk ke kolam renang ini kita harus bayar lagi sebesar Rp. 5.000,-). Sementara di belakang kita terlihat pegunungan yang asri dengan hijau dedaunannya. Di tebing atas ada bumi perkemahan dan flying Fox. Tetapi karena tujuan utamaku adalah air terjun, maka aku harus berjalan sekitar 1 km lagi dari pintu masuk.

Perjalanan yang kita tempuh cukup berkelok-kelok dan sedikit menanjak. Tetapi karena sejuknya udara sekitar, maka tidak terlalu melelahkan. Apalagi dalam perjalanan kita bisa melihat tingkah pola monyet yang cukup menghibur. Kurang 100 meter dari air terjun, kita akan menemukan sebuah makam. Inilah makam Si Kakek Bodo, dimana nama tempat ini diambil.

Masyarakat sekitar percaya, Kakek Bodo adalah pembantu rumah tangga di sebuah keluarga Belanda. Dikenal sebagai orang yang saleh dan jujur. Kemudian ia meninggalkan keluarga majikannya untuk mensucikan diri dari masalah keduniawian, dengan cara bertapa. Karena sikapnya ini, keluarga Belanda yang ditinggalkannya menyebutnya sebagai kakek yang bodoh (Kakek Bodo). Namun berkat bertapanya, sang kakek memiliki kelebihan berupa kesaktian. Kesaktian ini pun digunakan untuk membantu masyarakat setempat yang meminta pertolongan. Sang kakek pun meninggal di tempat bertapanya, yang terletak tidak jauh dari air terjun. Dan makamnya hingga kini dikeramatkan oleh penduduk setempat.

Begitu melewati makam tersebut, gemericik air mulai terdengar. Sungai yang jernih dengan bebatuan besar, mengiringi langkah kita menuju air terjun. Dan tak begitu lama, sampailah kita di air terjun Kakek Bodo.

Kalau aku bandingkan ketika tahun 2005 kesini dalam rangka outbond perusahaan, debit air terjun ini sudah jauh berkurang. Dulu terlihat sangat besar air yang tercurah, tapi sekarang kok kecil ya? Mungkin karena sudah banyak hutan yang digunduli...

Coba Anda bandingkan dengan Air Terjun Putuk Truno yang berada sekitar 400 meter di bawah Air Terjun Kakek Bodo.

Makam Kakek Bodo

Monyet yang menemani anda dalam perjalanan ke air terjun


Bergaya di bebatuan

Debit Air Terjun semakin kecil


Tempat Wisata Pasuruan yang lain :
  1. Air Terjun Putuk Truno - Wisata Pasuruan - Wisata Jatim.
  2. Candi Jawi - Wisata Pasuruan - Wisata Jatim.
  3. Gunung Bromo - Wisata Pasuruan - Wisata Jatim.

1 comment:

  1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah
    BUKA PESUGIHAN PUTIH TAMPA TUMBAL

    ReplyDelete