Goa Maria Lourdes Puh Sarang

Goa Maria merupakan tempat ziarah khas umat Katolik. Bangunan utama dibentuk seperti goa tetapi ada juga yang berada dalam goa asli. Disebut Goa Maria karena ditempatkan patung Bunda Maria, ibunda Yesus pada goa tersebut. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah umat Katolik untuk mendekatkan diri pada Allah Sang Pencipta dengan berdoa melalui perantaraan Bunda Maria, tentunya tidak lupa juga kepada Yesus Kristus sebagai juruselamat.

Di Indonesia ada banyak Goa Maria, salah satunya ada di Puh Sarang Kediri. Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulai pembangunan Goa Maria Puh Sarang Kediri dilakukan pada tanggal 11 Oktober 1998 oleh Uskup Surabaya, Mgr. J. Hadiwikarta. Goa Maria Lourdes di Puh Sarang Kediri ini merupakan tiruan Goa Maria Lourdes di Perancis. Peresmian Goa Maria Lourdes Puh Sarang diadakan pada tanggal 26 Desember 1999 yang prasastinya ditandatangani oleh Bupati Kediri Drs. Suparyadi.

Di sekitar goa, ada 12 pancuran air. Hal ini melambangkan 12 rasul Yesus. Air ini diambil dari sumber yang ada di sana kemudian disaring dengan saringan khusus sehingga air yang keluar dari perut goa bisa diminum. Banyak orang yang merasa mendapat kesegaran jasmani dan rohani setelah minum air dari goa.

Di lokasi ini juga terdapat areal pemakaman, tempat penyimpanan abu, tempat perkemahan, dan toko souvenir. Bukan hanya souvenir yang berbau kristiani yang bisa Anda dapatkan di sini, tetapi juga peralatan-peralatan lain seperti peralatan dapur.



Patung Yesus di tengah-tengah penyimpanan abu

Gereja Antik


Pemandangan sekitar Goa

Toko Souvenir

No comments:

Post a Comment